Terima Kasih Telah Berkunjung Di Desa Embung Kandong

Kamis, 12 Mei 2016

SELAYANG PANDANG DESA EMBUNG KANDONG



POTO KEPALA DESA DI DAMPNGI OLEH POLMAS DAN BAMBINSA DESA EMBUNG KANDONG

Desa   Embung Kandong   memiliki   luas   wilayah   180  Ha   dengan   Jumlah penduduk sebanyak 2.548 jiwa dari 893 KK.  Yang tersebar didalam 3 (Tiga) Wilayah Dusun yaitu :

1.        Dusun Tampih
2.        Dusun Gerantung
3.        Dusun Tinggi

Letak  Desa  Embung Kandong  berada  di  sebelah  Selatan  Ibu  Kota  Kecamatan Terara jarak dari Desa Embung Kandong ke Ibu Kota Kecamatan Terara sekitar 7 km dan ke Ibu Kota Kabupaten Lombok Timur (Selong)  sekitar 25 km dan dari Ibu Kota Provinsi 45 Km, adapun batas-batas wilayah Desa Embung Kandong sebagai berikut:

Sebelah Utara
: Desa Rarang Tengah dan Desa Selagik
Sebelah Timur
: Desa Leming dan Desa Suradadi
Sebelah Selatan
: Desa Rarang Batas dan Desa Leming
Sebelah Barat
: Desa Rarang Selatan dan Desa Rarag Batas


A.    Sejarah Desa Embung Kandong
1.      Latar Belakang
             Pada zaman dahulu Desa Embung Kandong adalah bagian dari wilayah Desa Rarang salah satu Desa di Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur yang diyakini sangat tua, kemudian Pada tahun 2002 Desa Rarang mekar menjadi Desa Rarang Selatan dan Embung Kandong masuk dalam wilayah Desa Rarang Selatan dan kemudian pada tahun 2012 Desa Rarang Selatan mekar lagi mejadi 2 yakitu Desa Embung Kandong dan Desa Rarang Batas, Tentu Desa Embung Kandong menyimpan penggalan sejarah dengan berbagai macam dinamikanya. Namun demikian tidak banyak artefak ilmiah yang dapat ditunjukkan untuk membuktikannya, serta dinamika dalam mendukung dan mempengaruhi setiap penggalan sosio-historis dan religius Gumi Sasak ini.
Satu-satunya bukti sejarah dalam bentuk artefak yang dapat ditunjukkan adalah  Eksistensi kuno ( Masyarakat Embung Kandong menyebutnya dengan istilah Gdeng Raden Ungkun ). Keberadaan “ Gdeng Raden Ungkun “ ini setidaknya menyisakan jejak sejarah panjang yang dilalui oleh masyarakat Desa Embung Kandong.
“Gdeng Raden Ungkun” inilah yang menjadi pusat sosio-cultural dan religius masyarakat Embung Kadong yang mempengaruhi dan mendasari perkembangan tradisi, ritual, norma dan perilaku masyarakatnya. Hal inilah yang menyebabkan hampir semua ritual adat yang dipraktikan oleh masyarakat Embung Kandong selalu berkaitan dengan Gdeng mulai dari ritual Mepon, Mulud Adat, Bubur Beak dan Bubur Putik, Ritual Neda dan ritual mangkat lainnya.
Embung Keramat,  Embung Kandong adalah sebuah tempat yang merupakan salah satu dari sekian banyak kekayaan yang dimiliki oleh Desa Embung Kandong  ini .Adanya Embung  ini tidak bisa terlepas dari adanya Gdeng tua  dia merupakan  dwi tunggal bagi masyarakat Desa Embung Kandong, inilah salah satu keberuntungan orang Embung Kandong bagaimana tidak ,cobalah kita perhatikan pada musim kemarau sangat bermanfaat bagi petani khususnya petani tembakau dan Embung tersebut adalah tempat membudidayakan berbagai macam jenis ikan,  inilah salah satu kekayaan abadi bagi Masyarakat Desa Embung Kandong  yang tergolong masih muda belia ini.
Terlepas dari untung rugi Masyarakat, keberadaan Embung ini tidak dapat  di pisah kan dengan Rumah Pusaka ( Gdeng Raden ) yang ada di desa  ini. Konon disinilah biasanya para Raja (Datu) bersemedi baik secara bersama maupun secara perorangan, Menurut beberapa Sumber yang tidak bisa kami sebutkan namanya mengatakan bahwa para Raja datang melalui tempat ini yang kemudian ditandai dan selanjutnya para Rajapun pergi meninggalkan Desa ini melalui tempat  ini juga.sehingga di abadikanlah tempat ini menjadi tempat yang Keramat. Dalam persi lain masyarakat Desa Embung Kandong Menyebutnya Maliq’.           
Nama Desa Embung Kandong tersebut erat kaitannya dengan peristiwa-peristiwa penting yang melatarinya, mislanya yang zaman dahulunya adalah sebuah telaga dan sekarang sudah menjadi Embung/ Bendungan . Telaga sesungguhnya bermakna Embung sedangkan Kandong bermakna Tampungan. Disini coba kita memaknai nama Desa Embung Kandong adalah dimana segala aspirasi dan keinginan masyarakat untuk kita tampung dan kumpulkan di Desa juga kita dapat mengakomodir segala bentuk kegiatan yang akan kita laksanakan di Desa juga kita dapat menampung segala jenis program Pemerintah untuk disalurkan kepada masyarakat.

Visi dan Misi

1.      Visi
TERWUJUDNYA MASYARAKAT DESA EMBUNG KANDONG YANG AMAN,ADIL DAN SEJAHTERA DILANDASI IMAN DAN TAKWA”
Secara khusus, dijabarkan makna dari visi pembangunan desa yang sangat diperlukan untuk membangun kesamaan persepsi, sikap (komitmen), dan perilaku (partisipasi) segenap pemangku kepentingan (stakeholders) dalam setiap tahapan proses pembangunan selama saya menjadi Kepala desa (Enam tahun kedepan.)
Aman : Adalah mengandung makna keamanan diseluruh Wilayah Desa Embung Kandong
               Adil : memiliki arti pembangunan dan hasil-hasilnya dapat dinikmati  secara berkeadilan  oleh seluruh lapisan masyarakat Desa Embung Kandong
Sejahtera : Konsep sejahtera menunjukkan kondisi kemakmuran suatu masyarakat, yaitu  masyarakat  yang terpenuhi   kebutuhan  ekonomi (materiil) maupun sosial (spirituil); dengan  kata  lain  kebutuhan  dasar masyarakat  telah  terpenuhi secara lahir bathin secara adil dan merata dengan menititik beratkan pada  peningkatan kwalitas  sumberdaya manusia  yang berdaya saing  dan   berdayaguna   dan   meningkatan pembangunan  yang            difokuskan pada pembangunan perekonomian desa yang berbasis pada potensi  desa yang berdaya jual  dan berdaya saing.
Adapun indikator secara ilmiah  adalah tercapainya pertumbuhan ekonomi yang berkualitas  dan berkesinambungan sehingga meningkatkan pendapatan perkapita pada tingkat        yang tinggi, menurunnya tingkat pengangguran, menurunnya jumlah penduduk miskin; terbangunnya struktur perekonomian  yang  kokoh  berlandaskan keunggulan kompetitif; meningkatnya kualitas  sumber  daya  manusia yang  ditandai dengan terpenuhinya  hak  sosial  masyarakat  mencakup  akses pada  pelayanan dasarsehingga mampu    meningkatkan        indeks pembangunan manusia (IPM), meningkatkan perlindungan  dan kesejateraan sosial, keluarga kecil berkualitas,  pemuda  dan  olah  raga serta meningkatkan kualitas kehidupan beragama; meningkatnya peranan perempuan dalam pembangunan; tersedianya infrastruktur yang memadai; meningkatnya profesionalisme   aparatur   pemerintah   untuk mewujudkan   tata   pemerintahan   yang   baik,   bersih, berwibawa dan bertanggung jawab yang mampu mendukung pembangunan desa.
Iman : mengandung makna  keyakinan adanya Allah, Tuhan yang Maha Esa dengan segala sifat kesempurnaan-Nya dan keyakinan terhadap Muhammad Rasulullah dan risalah kerasulan yang dibawanya. menciptakan suatu kondisi masyarakat yang senantiasa berpegang teguh pada keyakinan beragama. Karena di Desa Embung Kandong seratus persen penduduknya beragama Islam maka sangat diharapkan semua tindakan yang  dilakukan  senantiasa  berpedoman pada Al-Quran dan sunnah Rosul Sholallahu alaihi Wasalam, sehingga akan  tercipta  masyarakat  yang  mempunyai  solidaritas  yang  tinggi dan  kepedulian   terhadap  sesamanya.  Islam  mengajarkan untuk hidup saling menghargai  saling tolong-menolong dalam kebaikan dan  mencegah  pada  kemungkaran  setelah  keadan  itu  tercapai  maka tidak   akan   ada   suatu   masalahpun   yang   tidak   dapat   diselesaikan























Tidak ada komentar:

Posting Komentar